Inilah Nasib Tenaga Honorer dalam Seleksi CPNS 2015

CPNS tenaga honorer 2015 – Tidak hanya di bagian struktural (kantor) terlebih lagi di tenaga fungsional kerap ditemui mereka yang mendapatkan tugas dan kerja lebih namun dengan penghasilan yang jauh dari harapan karena status masih sebagai tenaga honorer, lalu apa yang terjadi jika tidak ada tenaga honorer sama sekali? Tentu keberadaan tenaga honorer sangat diperlukan guna menyelesaikan berbagai tugas yang sering datang dalam waktu yang sama baik di kantor maupun di lapangan. (update terbaru info tentang nasib honorer silahkan cek bagian akhir tulisan ini).

Pernah juga terlontar bagaimana nasib para tenaga honorer dalam kaitannya dengan tes seleksi CPNS tahun 2015 ini? Apakah semuanya masih memiliki kesempatan untuk bisa mengikuti tes seleksi secara khusus berbeda dengan pelamar umum tes CPNS 2015, maka disini kami coba himpun informasi mengenai nasib dari tenaga honorer dalam seleksi tes CPNS 2015.

Permasalahan mengenai pengangkatan tenaga honorer ini memang sudah menjadi masalah yang pelik tanpa berkesudahan dan seperti yang telah terjadi di tahun-tahun yang lalu memang kerap kali tenaga honorer melakukan unjuk rasa untuk mendapatkan haknya menjadi seorang pegawai dengan upah minimal UMR tentunya.

Dalam sampel sederhana katakanlah di sebuah sekolah dasar saja tenaga honorer pasti lebih dari satu orang baik itu penjaga sekolah maupun guru kelas sehingga jika dikalkulasikan saja untuk seluruh sekolah se-kecamatan maka jumlah tenaga honorer banyak belum lagi di bagian teknis yang membantu kerja di perkantoran.

Selanjutnya prosedur seleksi tes CPNS tahun 2015 ataupun tahun-tahun sebelumnya dalam penentuan jumlah formasi dan juga kuota yang dibutuhkan haruslah sesuai dengan perhitungan kebutuhan jumlah pegawai dari daerah yang bersangkutan bisa dilihat dari jumlah tenaga pegawai yang pensiun atau meninggal dunia maupun beberapa faktor lainnya.

Misalkan di daerah A dalam setahun terakhir ada sekitar 63 orang yang pensiun kemudian 5 orang meninggal dunia bukan di usia menjelang pensiun, artinya secara matematika sudah ada 68 kekurangan pegawai kemudian ditambah lagi sisa kuota tes CPNS tahun lalu yang tidak terpenuhi sehingga untuk tahun 2015 akan dibuka mungkin sekitar 70 formasi secara umum.

Selanjutnya pedoman lain dalam penentuan formasi adalah dengan analisis jabatan dibandingkan dengan jumlah penggunaan dana APBD selama satu tahun terakhir apakah sudah sesuai dengan kebijakan moratorium yang diberlakukan tahun ini ataukah tidak.

Untuk formasi sendiri tentu akan lebih banyak dibuka secara umum dibandingkan dengan tes yang dibuka khusus untuk tenaga honorer (jika ada), artinya kalaupun dibuka tes seleksi khusus tenaga honorer tentu akan berlangsung sangat ketat sehingga kesempatan untuk bisa lulus itu kecil, namun ada cara Memaksimalkan Kesempatan Lulus Tes CPNS 2015 Secara Tepat.

Di sisi lain perbaikan mengenai sistem perekrutan CPNS selalu diperbaiki setiap tahunnya baik dari segi tranparansi, akuntabel dan juga terbuka untuk bisa memperbaiki imej seleksi CPNS di masyarakat yang kerap dikaitkan dengan Nepotisme ataupun yang lainnya.

Selain itu dari segi kriteria yang dibutuhkan sejak menggunakan sistem CAT dalam seleksi tes CPNS lebih fokus pada kualitas calon pegawai yang akan diterima, bukan sekedar mengharapkan pada nasib maupun keperuntungan sebab nasib itu bisa dirubah asal yang bersangkutan mau merubahnya.

Ada ataupun tidak ada tes khusus tenaga honorer di CPNS tahun 2015 sebaiknya jangan dijadikan motivasi untuk melakukan yang terbaik dan terus meningkatkan kompetensi yang dimiliki baik itu kompetensi untuk bisa lulus sebagai PNS juga kompetensi dalam bidang yang digeluti.

Karena apapun jalurnya baik itu formasi umum ataupun khusus jika pribadi yang ikut itu memiliki kompetensi dan juga kualitas diri yang tinggi lebih unggul dibandingkan peserta lainnya maka dia sangat besar berpeluang lulus tes CPNS secara murni tanpa sogokan.

Sedangkan bagi yang merasa minder untuk mengikuti tes CPNS dengan persaingan yang ketat maka sebaiknya ubah mindset itu dan segeralah berpikir maju karena semua bisa dirubah dengan kunci pokok yang dipegang adalah “fokus”, ya harus fokus untuk menggapai mimpi bisa lulus tes CPNS tahun 2015 ini.

Update Info Nasib Honorer K2 April 2015:

Dari hasil penelusuran tim kami ada 4 poin penting mengenai perkembangan info tentang nasib honorer K2 ini, yakni :

*Pertama

Dirjen Pendidikan Dasar Kemendikbud melalu Hamid Muhammad menyatakan bahwa hanya Tenaga Honorer yang memiliki ijazah sarjana (S1) yang akan diangkat dalam tes CPNS 2015, bagi yang tidak maaf tidak bisa, mengapa? cek poin kedua.

*Kedua

Keputusan mengenai minimal S1 atau lulusan sarjana untuk menjadi PNS telah diatur dalam Undang-undang yaitu UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen, Salah satu syarat mutlak CPNS adalah harus berpendidikan minimal S1.

*Ketiga

Mungkin ada yang merasa tak adil dengan keputusan ini maka tak perlu menyalahkan pemerintah sebab himbauan untuk menyelesaikan pendidikan S1 telah ditunggu paling lambat Desember 2015.

*Keempat

    Dewan Pembina Forum Komunikasi Tenaga Honorer Kategori 2 (K-2) Provinsi Sumsel, menyatakan, pertemuan menyepakati akan meminta Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla untuk mengangkat honorer K2 menjadi CPNS tanpa tes.

Demikianlah tadi mengenai Inilah Nasib Tenaga Honorer dalam Seleksi CPNS 2015, dan jika ada pembaruan info terkait maka akan kembali diperbarui disini, selanjutnya bisa cek menpan.go.id, terima kasih.

Sedangkan untuk memaksimalkan hasil perolehan tes nantinya maka sebaiknya mempersiapkan diri dengan melakukan persiapan terbaik yakni lihat caranya disini atau bisa dengan mempelajari pola-pola soal yang akan keluar dalam tes seleksi CAT CPNS tahun 2015, agar nantinya bisa terbiasa dengan pola soal tersebut, bisa langsung didapatkan disini.

Subscribe to receive free email updates: